Borax

Borax

Borax yang digunakan di sektor pertanian adalah sumber hara mikro boron (B), unsur esensial yang sangat penting dalam membantu pembentukan dinding sel tanaman, transportasi gula, dan keberhasilan pembungaan serta pembuahan. Meskipun hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil, kekurangan boron dapat menyebabkan pertumbuhan tidak normal, kualitas buah menurun, dan gagal panen, menjadikannya pupuk penting untuk memastikan struktur tanaman kuat dan hasil panen optimal.
Gyblend

Gyblend

Morbi non augue elit. Nulla diam massa, blandit in arcu at, consequat bibendum turpis. Curabitur scelerisque est quis mi iaculis, ut accumsan lectus.
Magrimax

Magrimax

Agroblen adalah jenis pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor, Kalium) dengan teknologi Controlled Release Fertilizer (CRF) atau pupuk pelepasan terkendali. Butiran pupuknya dilapisi resin khusus sehingga nutrisi dilepaskan secara perlahan dan terus-menerus ke tanaman, biasanya selama 16-18 bulan, tergantung suhu dan kelembapan. Keunggulan utamanya adalah efisiensi penyerapan nutrisi yang lebih tinggi, meminimalkan pencucian hara saat hujan lebat, dan memastikan pertumbuhan tanaman yang seragam, terutama untuk tanaman perkebunan seperti kelapa sawit.
Rhizagold

Rhizagold

Rhizagold adalah pupuk mikoriza yang berfungsi sebagai penyubur akar (root enhancer). Produk ini mengandung lebih dari 12 macam spora jamur mikoriza arbuskular dengan konsentrasi tinggi. Jamur mikoriza ini membentuk simbiosis dengan akar tanaman, membantu meningkatkan penyerapan nutrisi, terutama fosfor dan air dari tanah, serta membuat sistem perakaran tanaman menjadi lebih kuat dan sehat.
SA-MICRO 25

SA-MICRO 25

SA-MICRO 25 adalah pupuk hara mikro pelepasan lambat (slow release micronutrient) yang dirancang khusus untuk tanah marjinal seperti tanah gambut atau berpasir. Pupuk ini mengandung unsur-unsur penting seperti Tembaga (Cu) dan Seng (Zn) dalam dua bentuk: oksida (untuk pelepasan lambat) dan sulfat (untuk pelepasan cepat). Kombinasi ini memastikan ketersediaan hara mikro secara langsung dan berkelanjutan, mencegah hilangnya nutrisi akibat pencucian yang sering terjadi pada jenis tanah tersebut.